Adadua macam jaringan ini, yaitu: xilem (pembuluh kayu) dan floem (pembuluh kulit kayu/pembuluh lapis). Keduanya merupakan jaringan dewasa yang kompleks, letaknya berdampingan, bersama-sama menyusun sistem pengangkutan pada tumbuhan. Berikut dijelaskan xilem (bahasa Inggris: xylem) dan floem (bahasa Inggris: phloem) juga tipe jaringan pembuluh.
Jartinganyang mengisi bagian-bagian di berbagai jaringan atau organ lain dalam tubuh tumbuhan adalah . a. sklerenkim. b. parenkim . c. kolenkim . d. klorenkim . e. aerenkim. Jaringan parenkim palisade memiliki ciri-ciri sebagai berikut, kecuali c. Jaringan sklerenkima yang menyusun fasis xilem . d. Jaringan epidermis yang mengandung
ContohSoal dan Jawaban Jaringan Tumbuhan Materi Biologi
JaringanPermanen Dan Fungsinya Pada Tumbuhan. December 10, 2021 by Admin. Jaringan permanen merupakan jaringan tidak aktif yang membelah dan memiliki sel-sel teridentifikasi. Ketika proses diferensiasi, sel-sel pada jaringan permanen memiliki bentuk dan fungsi khusus sesuai dengan fungsinya bagi tanaman. Untuk informasi lebih lanjut, dibawah
Berikutini adalah penjelasan dan fungsi dari masing-masing jaringan pada tubuh manusia. 1. Jaringan otot. Otot adalah jaringan lunak pada tubuh yang membantu mengendalikan pergerakan. Jaringan otot terdiri dari sel-sel yang punya kemampuan berkontraksi dan memanjang sehingga dapat membuat organ tubuh bergerak.
KONTANCO.ID - Sama seperti makhluk hidup lainnya seperti hewan, tumbuhan juga memiliki jaringan-jaringan yang membentuk dan melindungi tubuhnya.Bersumber dari Lumen Learning, terdapat berbagai jenis jaringan dalam tubuh tumbuhan yang tersusun dari bermacam-macam jenis sel. Jaringan tumbuhan dibagi menjadi dua kelompok besar yaitu jaringan meristematik dan jaringan permanen.
. Jakarta - Tumbuhan tersusun dari sel-sel yang kemudian akan membentuk jaringan. Jaringan adalah sekelompok sel yang memiliki struktur dan fungsi yang sama dan terikat oleh bahan antarsel untuk membentuk satu kesatuan. Untuk membentuk tubuh dan organ-organ penyusun tumbuhan, sel-sel tumbuhan membentuk jaringan yang memiliki struktur dan fungsi yang khusus. 6 Pemain Bergaji Paling Fantastis di Liga Inggris, Siapa yang Akan Pecahkan Rekor? Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2023 Termasuk Kylian Mbappe, 3 Transfer Impian Sheikh Jassim agar MU Jadi Kuat Banget Jaringan pada tumbuhan sangat berbeda dengan jaringan hewan. Jaringan tumbuhan adalah sekumpulan sel dengan fungsi khusus yang menyusun tubuh tumbuhan. Pada tumbuhan, jaringan tersebut tersusun atas sel-sel yang mempunyai informasi, fungsi, asal, dan struktur. Pada dasarnya, jaringan pada tumbuhan ada dua macam, yaitu jaringan meristem embrional dan jaringan permanen dewasa. Jaringan meristem tersusun oleh sel-sel muda sehingga selalu membelah dan belum terdiferensiasi. Di sisi lain, ada lima macam jaringan pada tumbuhan. Apa saja jaringan yang ada pada tumbuhan? Berikut ini rangkuman tentang jenis-jenis jaringan pada tumbuhan dan penjelasannya, seperti dilansir dari laman Gurupendidikan, Rabu 5/5/2021.Jaringan MeristemJaringan meristem adalah jaringan muda sekelompok sel-sel tumbuhan aktif membelah. Sel-sel meristem akan menghasilkan sel baru yang sebagian dari hasil pembelahan akan tetap berada di dalam meristem, hal ini disebut sebagai sel permulaan atau inisial. Berdasarkan lokasinya, jaringan meristem terdiri dari tiga macam, yaitu apikal ujung, lateral samping, dan interkalar ruas Ciri-Ciri Jaringan Meristem Ukuran sel yang kecil Terdiri dari sel-sel muda dalam fase pembelahan dan pertumbuhan Sel berdinding tipis Memiliki nukleus yang relatif besar Vakuola berukuran kecil Banyak mengandung sitoplasma Selnya berbentuk kubus Jaringan PenyokongJaringan penyokong adalah jaringan yang memberikan kekuatan bagi tumbuhan sehingga mampu berdiri tegak. Jadi, seperti namanya, jaringan penyokong berfungsi sebagai penguat atau penyokong tumbuhan. Jaringan penyokong memiliki dinding tebal dan akan berhenti melakukan pembelahan ketika sudah mencapai usia DasarJaringan dasar disebut juga jaringan parenkim. Jaringan parenkim adalah jaringan yang terdapat di seluruh organ tumbuhan. Jaringan parenkim terbentuk dari sel-sel yang hidup dengan struktur morfologis dan siologis yang beragam. Alasan disebut sebagai jaringan dasar karena memiliki peranan sebagai penyusun sebagian besar jaringan pada akar, batang, daun, buah, dan PengangkutJaringan pengangkut adalah jaringan yang bertugas dalam mengangkut zat. Jaringan tersebut terdiri dari pembuluh xilem dan floem. Xilem adalah pembuluh yang mengantarkan hasil air dan mineral dari akar ke daun. Sementara, floem adalah pembuluh yang mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh permukaan tubuh PelindungJaringan ini disebut juga epidermis. Jaringan epidermis adalah lapisan paling luar pada setiap organ tumbuhan seperti akar, batang, daun, buah, bunga, biji. Jaringan epidermis berfungsi sebagai pelindung yang menutupi seluruh organ tumbuhan. Jaringan epidermis berasal dari protoderm. Jaringan epidermis berada di lapisan terluar dan fungsinya untuk melindungi permukaan tumbuhan. Sumber GurupendidikanBerita video mantan bek Timnas Indonesia, Andri Ibo, memamerkan keindahan alam Papua, salah satunya air terjun Kampung Harapan di Sentani Timur.
Organ tumbuhan seperti akar, batang, dan daun tersusun atas berbagai jaringan. Jaringan merupakan kelompok sel sejenis yang mempunyai bentuk dan fungsi yang sama. Pada tumbuhan tingkat tinggi dikenal beberapa jaringan utama, yaitu jaringan meristem embrional dan jaringan permanen jaringan dewasa. Jaringan meristem terdapat pada bagian apikal ujung dari suatu organ tumbuhan. yaitu pada ujung akar dan ujung batang. Daerah di mana terjadi proses pertumbuhan tersebut dinamakan titik tumbuh primer. Khusus tumbuhan dikotil terdapat titik tumbuh sekunder, yang terdapat pada bagian kambium batang. Proses yang terjadi pada daerah titik tumbuh sekunder menyebabkan pertumbuhan membesar suatu batang. Sedangkan jaringan permanen merupakan jaringan yang tersusun oleh sel-sel yang sudah tidak melakukan proses pembelahan namun mengadakan diferensiasi yang menyebabkan terbentuknya jaringan-jaringan yang lebih kompleks. Istilah diferensiasi pada tumbuhan adalah suatu proses perubahan jaringan meristem menjadi jaringan-jaringan lain. Jaringan-jaringan tersebut, yaitu jaringan epidermis, parenkim, kolenkim, sklerenkim, xilem, dan floem. 1. Jaringan Epidermis Jaringan Pelindung Susunan sel-sel jaringan ini sangat rapat dan tersusun oleh sederetan sel yang berbentuk pipih, serta hampir tidak ada ruang antarsel. Jaringan ini banyak terdapat pada permukaan tubuh tumbuhan, misalnya pada permukaan batang, daun, akar, bunga, atau buah. Pada akar dan daun, permukaan epidermis biasanya ditutupi zat kimia kutikula yang berfungsi untuk mengurangi penguapan tanaman. Pada organ akar memiliki epidermis bermodifikasi berupa tonjolan keluar yang disebut rambut akar, pada bunga mawar, modifikasi berupa duri atau spina. Jaringan epidermis berfungsi untuk melindungi jaringan yang berada di bawahnya. Pada daun, jaringan epidermis mengalami perubahan bentuk menjadi mulut daun atau stomata, dan rambut-rambut daun. Stomata berfungsi sebagai tempat keluar masuknya udara, sedangkan rambut-rambut daun berfungsi untuk mencegah hilangnya air yang berlebihan dari tubuh tumbuhan. 2. Jaringan Parenkim Jaringan DasarJaringan parenkim disebut juga jaringan dasar, karena jaringan ini dapat berdiferensiasi menjadi jaringan lain. Jaringan parenkim sel-sel penyusunnya berukuran besar dan memiliki dinding sel yang tipis. Jaringan ini berfungsi sebagai jaringan pengisi sehingga jaringan ini terdapat di seluruh bagian tubuh tumbuhan. Jaringan parenkim merupakan tempat terjadinya proses metabolisme pada tumbuhan. Sel-sel parenkim yang terdapat di daun mengandung klorofil. Sel-sel parenkim ini disebut mesofil. Mesofil terdiri atas jaringan dasar dan jaringan bunga karang spons yang merupakan tempat berlangsungnya fotosintesis pada daun. Sel-sel parenkim yang mengandung klorofil dan berada di luar daun disebut klorenkim. 3. Jaringan Penyokong Sklerenkim dan Kolenkim Jaringan penyokong pada tumbuhan dibedakan atas dua jaringan, yaitu kolenkim dan sklerenkim. Kolenkim terdapat di dasar epidermis batang dan berfungsi untuk menguatkan batang muda, tangkai daun, dan akar. Sklerenkim berfungsi menyokong dan menguatkan jaringan dewasa. Jaringan kolenkim tersusun atas sel-sel yang bagian sudut dindingnya mengalami penebalan seluosa. Adanya penebalan selulosa pada jaringan kolenkim dapat meningkatkan kekuatan jaringan atau organ sehingga jaringan kolenkim disebut juga jaringan penyokong. Biasanya kolenkim berkelompok membentuk untaian atau silinder. Kolenkim tidak memiliki dinding sekunder dan bahan penguat lignin. Kolenkim akan mengalami pertumbuhan mengikuti daun dan akar yang disokongnya. Sedangkan sklerenkim tersusun atas sel-sel mati yang seluruh bagian dinding selnya mengalami penebalan sehingga lebih kuat strukturnya. Keadaan sklerenkim yang lebih kuat daripada kolenkim ini disebabkan karena dindingnya mengandung lignin. Terdapat dua jenis sel sklerenkim, yaitu fiber dan sklereida. Bentuk fiber umumnya berupa serat, sedangkan sklereida lebih pendek daripada fiber. Fiber banyak ditemukan pada tumbuhan berserat, dan sklereida menyebabkan kulit kacang dan kulit biji menjadi keras. 4. Jaringan Endodermis Endodermis adalah jaringan tumbuhan yang tersusun atas sel-sel yang sebagian dindingnya mengalami proses penebalan sehingga menjadi sel gabus, sedangkan bagian yang tidak menebal disebut sel penerus yang berfungsi sebagai tempat lewatnya air dari bagian korteks ke silinder pusat. 5. Jaringan Pengangkut Xilem dan Floem Jaringan pengangkut pada tumbuhan terdiri atas dua macam, yaitu xilem dan floem. Kedua jaringan ini saling mendukung satu sama lain dalam sistem transportasi tumbuhan. a. Xilem Pembuluh Kayu Xilem atau pembuluh kayu berfungsi untuk mengangkut air dan garam mineral dari akar menuju daun. Xilem ini terdiri atas sel-sel trakea, trakeid, serabut xilem, dan sel-sel jaringan parenkim xilem. Trakea atau elemen pembuluh, merupakan bagian dari xilem yang tersusun atas sel-sel dan berbentuk tabung yang paling berhubungan pada ujung-ujungnya. Di bagian dinding ujung sel trakea mengalami reduksi dan berubah menjadi lubang-lubang preforasi. Bentuk sel trakeid adalah lancip dan panjang dengan keadaan dinding sel yang berlubang-lubang. Lubang-lubang inilah yang kita kenal sebagai noktah. Keadaan dinding sel xilem tebal, penebalan ini disebabkan oleh kandungan zat lignin zat kayu yang membentuknya. Serabut xilem tersusun oleh sel-sel yang panjang dengan ujung yang meruncing. Keadaan dinding sel serabut xilem tebal dan memiliki noktah yang lebih sempit jika dibandingkan dengan noktah pada trakeid. Sel-sel jaringan parenkim pada xilem berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan. b. Floem Pembuluh Tapis Jaringan floem atau pembuluh tapis berperan penting dalam proses pengangkutan zat-zat hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tubuh tumbuhan. Floem terdiri atas buluh tapis, sel pengiring, parenkim, dan serabut floem sklereid. Tabung buluh tapis ini akan membentuk saluran yang saling berhubungan satu sama lain dari pangkal hingga ke ujung tumbuhan. Saluran-saluran pembuluh ini berdekatan dengan sel-sel pengiring. Bentuk sel pengiring adalah silinder dan ukuran sel-selnya lebih besar dibandingkan dengan sel-sel penyusun buluh tapis. Sel-sel yang menyusun serabut floem bentuknya panjang dan saling berimpitan. Keadaan dinding selnya tebal dan berperan sebagai penguat jaringan floem. Jaringan parenkim floem tersusun atas sel-sel yang hidup dan memiliki dinding primer yang memiliki lubang-lubang kecil bagian tersebut disebut noktah halaman. Sel-sel jaringan parenkim floem ini tempat menyimpan zat tepung, damar, dan kristal-kristal pada tumbuhan.
- Jaringan tumbuhan terbagi atas dua macam, yaitu jaringan muda atau meristem embrional dan jaringan permanen dewasa. Berikut adalah contoh soal Jaringan Tumbuhan dan jawaban dalam materi Biologi Kelas merupakan makhluk hidup yang tersusun dari berbagai jenis sel di dalam struktur tubuhnya atau sering disebut dengan organisme multiseluler. Dikutip dari modul Biologi oleh Saifullah 20207, sel-sel dari tumbuhan yang memiliki bentuk, susunan dan fungsi yang sama akan membentuk jaringan tumbuhan tertentu. Sedangkan, beberapa jaringan yang memiliki struktur yang berbeda akan membentuk organ-organ dari tumbuhan seperti akar, batang, daun, buah, dan biji. Beberapa susunan dari organ tersebut memiliki fungsi sebagai tempat dan pendukung terjadinya proses perkembangbiakan pada tumbuhan. Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan Jaringan tumbuhan merupakan jaringan yang tersusun atas sel-sel dengan kemampuan titopotensial, yaitu berguna untuk memperbanyak diri. Struktur jaringan pada tumbuhan secara mendasar terbagi atas dua macam, yaitu jaringan muda atau meristem embrional dan jaringan permanen dewasa. Jaringan muda meristem adalah jaringan tumbuhan yang tersusun dari berbagai sel-sel muda. Jaringan tersebut merupakan sel-sel yang selalu membela dan belum dibedakan jenis selnya terdiferensiasi. Dikutip dari e-Modul Biologi oleh Kemendikbud 201925 jaringan permanen adalah jaringan tumbuhan sudah tidak dapat melakukan pembelahan dan sudah terdiferensi. Jaringan permanen merupakan jaringan yang membentuk berbagai jaringan yang sifatnya lebih kompleks. 1. Jaringan Meristem Jaringan meristem merupakan jaringan muda yang tersusun dari sel-sel aktif dalam melakukan pembelahan. Dalam proses pembelahan, sel-sel meristem akan menghasilkan sel-sel baru yang sebagian darinya akan berada dalam meristem. Sel-sel hasil pembelaan disebut dengan sel permulaan inisial. Sel-sel baru yang digantikan dan tidak berada dalam meristem, disebut dengan sel derivative turunan. Beberapa bagian tubuh tumbuhan yang memuat jaringan meristem yaitu akar, ujung batang, kambium pembuluh, dan jaringan gabus. Jaringan meristem pada akar dan ujung batang disebut dengan apical meristem. Sedangkan kambium pembuluh terletak di antara xilem dan floem. Kemudian, jaringan gabus periderm berperan sebagai jaringan yang berguna untuk menggantikan fungsi epidermis jaringan protektif. Ciri-ciri dari jaringan meristim sebagai berikut Sel-sel memiliki ukuran kecil Terdiri dari sel-sel muda yang aktif melakukan pembelahan Sel memiliki dinding yang tipis Nucleus memiliki ukuran yang reltif besar Vakuola memiliki ukuran kecil Sel banyak mengandung unsur sitoplasma Sel jaringan meristem berbentuk kubus Jaringan meristem dikelompokan menjadi dua kategori, yaitu berdasarkan posisi pada tumbuhan dan asal-usulnya. Beberapa jaringan meristem berdasarkan posisi dalam tumbuhan seperti meristem apical pada ujung akar, puncak leteral, dan ujung utama, meristem interkalar pada jaringan dewasa, dan meristem lateral berdekatan dengan organ yang ditemukannya. Sedangkan, beberapa jaringan meristem berdasarkan kepada asal usulnya seperti meristem primer dan meristem sekunder. Meristem primer merupakan sel-selnya berkembang dari meristem apical sel-sel embrionik. Sementara, meristem sekunder adalah sel-sel sudah mengalami proses diferensiasi dewasa. 2. Jaringan PermanenJaringan permanen terbentuk dari perkembangan jaringan meristem. Jaringan permanen adalah jaringan yang telah mengalami diferensiasi menjadi bentuk lain sesuai dengan modul Biologi Kelas XI Kemdikbud 2020, ciri-ciri jaringan permanen sebagai berikut; Sel tidak melakukan aktivitas pembelahan Sel-selnya memiliki ukuran relatif besar dibandingkan sel-sel meristem Mengalami penebalan pada dinding sel sesuai fungsinya Sel-sel memiliki vakuola besar kandungan sitoplasma lebih sedikit Memiliki ruang antarsel Kadang-kadang ditemukan sel-selnya sudah mengalami kematian Menurut fungsinya, jaringan permanen terbagi menjadi lima yakni1. Jaringan pelindung epidermis, yaitu jaringan yang tersusun dari lapisan sel-sel yang menutupi permukaan organ tumbuhan. Letaknya ada di daun, batang, dan akar. Selain berfungsi sebagai pelindung, jaringan ini turut berfungsi sebagai tempat pertukaran Jaringan dasar parenkim, yaitu jaringan yang terbentuk dari sel-sel hidup dengan struktur morfologi dan fisiologi bervariasi. jaringan ini ada di hampir semua tubuh tumbuhan seperti akar, batang, daun, buah, dan biji. Fungsinya untuk penyimpanan cadangan makanan, tempat berlangsungnya fotosintesis, dan menjadi jaringan Jaringan pengangkut, yaitu jaringan yang memiliki fungsi sebagai pengangkut air, garam mineral, dan hasil fotosintesis. Jaringan ini terbagi atas xilem dan Jaringan penyokong, yaitu jaringan berguna untuk menunjang bentuk tubuh tumbuhan. Fungsi lainnya yaitu melindungi embrio, melindungi jaringan pengangkut, memperkuat jaringan aerenkim yang merupakan parenkim penyimpan udara, dan melindungi tumbuhan dari gangguan Jaringan skretoris, yaitu sekumpulan sel yang berfungsi menghasilkan suatu zat. Jaringan ini dikenal sebagai kelenjar internal karena senyawa yang dihasilkannya tidak keluar dari tubuh tumbuhan. Contoh Soal Jaringan Tumbuhan dan Jawaban Materi Biologi Kelas 11 Beberapa contoh soal dan jawaban mengenai materi jaringan tumbuhan sebagai berikut 1. Jaringan berikut terdapat pada tumbuhan, kecuali a. jaringan parenkim b. jaringan ikat c. jaringan meristem d. jaringan klorenkim e. jaringan xilem Jawaban b. jaringan ikat 2. Jaringan...berperan untuk menghantar air dan ion-ion, sedangkan jaringan...untuk mengantarkan zat makanan. a. xilem floem b. xilem kambium c. floem xilem d. cambium folem e. xilem trakeid Jawaban a. xilem floem 3. Tipe jaringan yang aktif membelah disebut... a. jaingan meristem b. jaringan parenkim c. jaringan xilem d. jaringan epidermis e. jaringan slerenkim Jawaban a. jaingan meristem 4. Jaringan tumbuhan yang sebagian besar komponen utamanya bukan berupa bahan hidupprotoplasma adalah... a. jaringan pengangkut b. jaringan epidermis c. sklerenkim d. jaringan kolenkim e. jaringan parenkim Jawaban c. sklerenkim 5. Rambut akar umumnya ditemukan pada zona... a. semua benar b. pematangan c. meristem apikal d. perpanjangan e. pembelahan sel Jawaban b. pematangan 6. Berikut merupakan letak dari jaringan meristem… a. akar dan batang b. akar dan daun c. ujung akar dan ujung batang d. daun dan xilem e. xilem dan floem Jawaban c. ujung akar dan ujung batang 7. Jelaskan mengapa jaringan yang terdapat pada ujung akar dan ujung batang bersifat embryonal... a. tempat terjadinya fotosintesis b. tempat menyimpan cadangan makanan c. tempat terjadinya pertumbuhan primer berupa pemanjangan akar dan batang d. tempat terjadinya pertukaran oksigen dan karbon dioksida e. tempat keluarnya bakal buah Jawaban c. tempat terjadinya pertumbuhan primer berupa pemanjangan akar dan batang 8. Kambium Vaskuler terletak di antara… a. akar dan batang b. stomata dan batang c. daun dan batang d. akar dan daun e. xilem dan floem Jawaban e. xilem dan floem 9. Berikut ini adalah ciri-ciri jaringan pada memiliki vakuola yang sangat kecilSusunan sel sangat rapatMemiliki ruang antarselInti sel berukuran besarSel mengandung sedikit protoplasmaCiri-ciri jaringan meristem ditunjukan oleh nomor… a. 3, 4, dan 5 b. 1, 2, dan 4 c. 2, 3, dan 4 d. 1, 2, dan 4 e. 2, 4, dan 5 Jawaban b. 1, 2, dan 4 10. bagian yang berperan dalam pertumbuhan dan diferensiasi ujung batang, ujung lateral dan ujung akar adalah… a. meristem lateral b. meristem interkalar c. promeristem d. meristem sekunder e. meristem apical Jawaban e. meristem apical - Pendidikan Kontributor Syamsul Dwi MaarifPenulis Syamsul Dwi MaarifEditor Yulaika Ramadhani
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Tumbuhan tersusun terdiri dari beberapa sel yang kemudian akan membentuk jaringan. Jaringan adalah sekelompok sel yang memiliki struktur dan fungsi yang sama dan terikat oleh bahan antarsel untuk membentuk satu kesatuan. Untuk membentuk tubuh dan organ-organ penyusun tumbuhan, sel-sel tumbuhan membentuk jaringan yang memiliki struktur dan fungsi yang khusus. Jaringan pada tumbuhan sangat berbeda dengan dengan jaringan hewan. Jaringan tumbuhan adalah sekumpulan sel dengan fungsi khusus yang menyusun tubuh tumbuhan. Pada tumbuhan, jaringan tersebut tersusun atas sel-sel yang mempunyai informasi, fungsi, asal, dan struktur. Pada dasarnya, jaringan pda tumbuhan ada dua macam, yaitu jaringan meristem embrional dan jaringan permanen dewasa. Jaringan meristem tersusun oleh sel-sel muda sehingga selalu membelah dan belum Meristem Jaringan meristem adalah jaringan muda sekelompok sel-sel tumbuhan aktif membelah. Sel meristem akan menghasilkan sel baru yang sebagian dari hasil pembelahan akan tetap berada di dalam meristem,hal ini disebut sebagai sel permulaan atau inisial. Sedangkan sel-sel baru yang digantikan kedudukannya oleh sel meristem disebut derivative atau turunan. Proses pertumbuhan dan spesialisasi secara morfo-fisiologi sel yang dihasilkan oleh meristem disebut diferensiasi. Jaringan yang mengalami diferensiasi akan kehilangan karakteristik embrioninya dan menjadi dewasa / permanen. Jaringan meristem diklasifikasikan berdasarkan beberapa kriteria yaitu Berdasarkan asal pembentukannya, meristem dibedakan menjadi meristem prime dan meristem sekunder. Meristem Primer Meristem yang sel-selnya secara langsung berkembang dari sel-sel embrionik, atau lanjutan dari kegiatan embrio / lembaga. Jaringan ini cenderung menghasilkan hormon auksin sehingga terjadi pembelahan secara terus menerus ke arah memanjang. Letaknya pada ujung akar dan ujung batang yang kemudian dikenal dengan jaringan apikal, mengakibatkan pertumbuhan primer berupa pertambahan Sekunder Meristem yang berkembang dari jaringan dewasa yang sudah mengalami diferensiasi dan menjadi bersifat embrional kembali. Contohnya adalah kambium intervasis. Kambium interfasikuler berkembang dari parenkim akar / batang yang terletak diantara xilem dan floem. Kambium intervasis ke arah dalam akan menghasilkan xilem sekunder sedangkan ke arah luar akan menghasilkan floem sekunder. Aktivitas ini menyebabkan pertumbuhan sekunder sehingga batang tumbuhan dapat membesar pada Dicotyledone dan Gymnospermae. Selain itu terdapat kambium gabus felogen yang mengembangkan periderm jaringan gabus.Berdasarkan letaknya, meristem dibedakan menjadi meristem apical, meristem interkalar dan meristem lateral. Meristem apikal ujung Meristem apikal adalah jaringan meristem yang terletak di ujung-ujung tanaman seperti pucuk atau pokok batang dan cabang, maupun ujung-ujung akar. Fungsi jaringan meristem satu ini adalah sebagai jaringan penunjang pertumbuhan tinggi tanaman, penyebaran kanopi cabang dan ranting, serta jaringan yang dapat memperpanjang jangkauan penyerapan akar. Jaringan meristem apikal memiliki sel-sel yang terus untuk tumbuh memanjang. Meristem apikal yang berada pada ujung akar memungkinkan akar untuk menghasilkan sel-sel baru agar akar tanaman semakin panjang sehingga bisa menembus tanah dan memperoleh air dan mineral yang dibutuhkan dari dalam tanah. Meristem apikal merupakan daerah pusat pembelahan sel yang akan menghasilkan sel-sel meristem primer untuk menggantikan sel-sel tudung akar yang tunggal. Meristem apikal yang terdapat diujung batang memungkinkan dihasilkannya sel-sel pembentuk daun. Meristem Interkalar Meristem Interkalar adalah jaringan meristem yang terletak di antara jaringan-jaringan dewasa, misalnya seperti jaringan pada pangkal ruas batang atau pangkal tangkai rantai. Selain itu, jaringan meristem interkalar juga dapat ditemukan pada batang rumput-rumputan. Adapun fungsi jaringan meristem ini pada tumbuhan adalah sebagai jaringan yang menopang pertumbuhan tinggi tanaman karena memiliki pertumbuhan memanjang lebih cepat seiring pertumbuhan meristem apikal dari 2 ujung Lateral Meristem Lateral adalah jaringan meristem yang terletak sejajar dengan permukaan organ, contohnya kambium dan kambium gabus. Jaringan meristem ini befungsi sebagai jaringan yang membelah dan memperbesar diameter batang atau akar ada tanaman. Pertumbuhan jaringan meristem lateral yang menuju arah samping memungkinkan tumbuh besarnya akar dan batang tanaman. Pertumbuhan jaringan meristem lateral lazim disebut pertumbuhan sekunder. Oleh arena itu, jaringan ini pun kerap disebut jaringan sekunder. Jaringan Dewasa Jaringan dewasa merupakan jaringan tumbuhan yang tersusun tas sel-sel yang telah berhenti membelah dan sudah mengalami diferensiasi dan spesialisasi fungsi dari sel-sel hasil pembelahan meristem. Adapun diferensiasi ini merupakan proses perubahan jaringan meristem menjadi jaringan-jaringan lain yang lebih kompleks. Jaringan yang terbentuk dari jaringan yang bersifat nonmeristematik yaitu tidak tumbuh dan berkembang lagi. Disebut permanan karena telah mengalami diferensiasi yang sifatnya irreversibel. Jaringan dewasa dapat dibagi menjadi beberapa macam yaitu meliputi Jaringan pelindung epidermis, jaringan dasar parenkim, jaringan penguat/penyokong kolenkim dan sklerenkim, jaringan pengangkut / vaskuler xilem dan floem dan jaringan gabus peridermis.Jaringan Epidermis Jaringan epidermis adalah jaringan yang tersusun dari lapisan sel-sel yang menutupi permukaan organ tumbuhan seperti akar, batang, daun, bunga, buah dan biji. Jaringan epidermis disebut sebagai jaringan pelindung karena berfungsi melindungi bagian tumbuhan dari segala pengaruh luar yang merugikan, misalnya perubahan suhu, kerusakan mekanik, hilangnya air melalui penguapan, dan hilangnya zat-zat makanan. Jaringan Parenkim Jaringan parenkim adalah jaringan dasar yang ditemukan pada hampir semua organ tumbuhan. Jaringan parenkim juga disebut sebagai jaringan dasar. Fungsi jaringan parenkim adalah pembuat zat makanan, menyimpan cadangan makanan, menyimpan air, menyimpan udara dan jaringan. Secara umum jaringan parenkim merupakan suatu jaringan yang terbentuk dari sel-sel yang hidup terstruktur morfologi dan fisiologi yang beragam namun dengan sifat yang sama dan masih melakukan kegiatan proses jaringan parenkim merupakan sel yang berdinding tipis yang membentuk bagian dalam banyak struktur tanaman non kayu termasuk batang, akar, dan daun. Jaringan penguat atau jaringan penyokong adalah salah satu jaringsn penyusun tumbuhan yang berfungsi memperkuat atau menyokong tubuh tumbuhan sehingga tumbuhan dapat berdiri tegak. Jaringan tersebut berfungsi untuk memberi kekuatan dan melindungi secara mekanik jaringan-jaringan di sekitarnya. Jaringan penguat tumbuhan dibagi atas dua berdasarkan sifat dan bentuknya yaitu jaringan kolenkim dan jaringan Kolenkim Secara ontogeni, perkembangan kolenkim mirip prokambium dan tampak tahap yang sangat awal dari diferensiasi meristem atau dari sel isodiametris meristem dasar. Jaringan kolenkim terdiri atas sel hidup yang berbentuk agak memanjang dan biasanya berdinding tebal. Jaringan kolenkim berfungsi sebagai jaringan penyokong pada organ muda yang sedang tumbuh, pada tumbuhan menerna herbaceus, dan bahkan pada organ dewasa. Jaringan kolenkim bersifat plastis sehingga dapat meregang secara irreversible tidak kembali ke bentuk semula dengan adanya pertumbuhan organ. Jaringa kolenkim dewasa kurang plastis, lebih kuat, tetapi lebih mudah rusak daripada kolenkim Sklerenkim Jaringan sklerenkim adalah sel dengan dinding sekunder tebal yang mengandung lignin atau tidak. Tidak seperti kolenkim yang bersifat elastis. Jaringan sklerenkim dibedakan menjadi dua, yaitu serabut dan sklereida sel batu. Kedua jenis sel ini tidak dapat dipisahkan secara jelas, tetapi biasanya serabut selnya sangat panjang dibandingkan dengan lebarnya. Sementara, sklereida beragam bentuknya, ada yang isodiametrik, memanjang, dan sering kali bercabang. Sel sklerenkim dewasa ada yang mempunyai protoplas, ada yang Pengangkut Vaskuler Jaringan pengangkut merupakan jaringan yang bertugas untuk mengangkut zat-zat yang dibutuhkan oleh tumbuhan. Jaringan pengangkut terdiri dari Jaringan Xilem pembuluh kayu yang tersusun oleh trakeid, trakea, pembuluh xilem, parenkim kayu dan sklerenkim kayu. Berfungsi untuk mengangkut air dan garam mineral dari tanah menuju daun. Jaringan Floem tersusun oleh sel tapis, pembuluh tapis, sel pengiring, sel parenkim kayu dan sklerenkim kayu berfungsi untuk mengangkut zat-zat hasil fotosintesis ke seluruh tubuh. Xilem dan floem membentuk suatu ikatan pembuluh pengangkut, yaitu ikatan pembuluh kolateral, xilem dan floem letaknya bersebelahan dalam suatu jari-jari. Berdasarkan keberadaan kambium, ikatan pembuluh kolateral terbagi atas kolateral terbuka, diantara xilem dan floem terdapat kambium. Kolateral tertutup, diantara xilem dan floem tidak terdapat kambium. Ikatan pembuluh bikolateral, xilem diapit floem, terletak pada radius yang sama. Ikatan pembuluh konsentris, xilem dan floem berbentuk cincin silindris. Terdapat dua bentuk dalam ikatan pembuluh konsentris, yaitu amfikribal floem mengelilingi xilem dan amfivasal xilem mengelilingi floem Ikatan pembuluh radial xilem dan floem letaknya bersebelahan,namun tidak dalam jari-jari yang sama. Lihat Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
jaringan berikut menyusun tubuh tumbuhan kecuali